Cornelis Desak ESDM Prioritaskan Pemulihan Energi di Wilayah Terkena Bencana

Cornelis Desak ESDM Prioritaskan Pemulihan Energi di Wilayah Bencana
Cornelis medesak ESDM memprioritaskan pemulihan energi di wilayah terkena bencana demi keadilan dan kemanusiaan. Dok. Ist.

JAKARTA, dayaktoday— Anggota Komisi XII DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, Cornelis, meminta Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memprioritaskan pemulihan layanan energi bagi masyarakat terdampak bencana alam di AcehSumatera Utara, dan Sumatera Barat

Menurut Cornelis, akses terhadap listrik, bahan bakar minyak (BBM), serta gas elpiji bersubsidi merupakan kebutuhan dasar yang tidak boleh terputus dalam situasi darurat.

Permintaan tersebut disampaikan Cornelis dalam Rapat Kerja Komisi XII DPR RI bersama Menteri ESDM Bahlil Lahadalia di Kompleks Parlemen, Jakarta, Senin (23/1/2026).

Energi sebagai Kebutuhan Dasar Pascabencana

Dalam forum rapat tersebut, Cornelis menegaskan bahwa penanganan pascabencana tidak boleh hanya berfokus pada bantuan logistik jangka pendek, tetapi juga pada pemulihan layanan publik yang menopang kehidupan sehari-hari warga.

“Di daerah bencana seperti ini, aspek kemanusiaan harus didahulukan. Bagaimana ketersediaan listrik, BBM, dan gas elpiji 3 kilogram? Apakah benar-benar sampai ke masyarakat?” ujar Cornelis.

Ia menilai, keberlanjutan pasokan energi sangat menentukan kemampuan warga untuk bangkit, mulai dari aktivitas rumah tangga hingga pemulihan ekonomi lokal.

Infrastruktur Rusak Harus Segera Diperbaiki

Mantan Gubernur Kalimantan Barat dua periode itu juga menyoroti kondisi infrastruktur energi yang rusak akibat bencana. Menurut dia, keterlambatan perbaikan jaringan listrik dan fasilitas pendukung akan memperberat beban masyarakat yang sudah terdampak secara sosial dan ekonomi.

“Kalau pasokan energi terhambat, masyarakat akan semakin kesulitan. Padahal mereka sedang berjuang memulihkan kehidupan setelah bencana,” kata Cornelis.

Ia mendorong Kementerian ESDM untuk bergerak cepat dan memastikan proses perbaikan dilakukan secara terkoordinasi dengan pemerintah daerah serta instansi terkait.

Anggaran Jangan Jadi Alasan Penundaan

Cornelis juga mengingatkan agar persoalan keterbatasan anggaran tidak dijadikan alasan untuk menunda pemulihan fasilitas energi di wilayah terdampak. Ia menegaskan, mekanisme perubahan atau penyesuaian anggaran dapat dilakukan demi menjamin terpenuhinya kebutuhan dasar masyarakat.

“Kalau memang perbaikannya belum masuk dalam anggaran, silakan diajukan perubahan anggaran. Yang penting kebutuhan dasar masyarakat jangan sampai terabaikan,” ujarnya.

Menurut Cornelis, negara memiliki kewajiban untuk hadir secara nyata, terutama dalam situasi darurat yang menyangkut keselamatan dan keberlangsungan hidup warga.


Negara Harus Hadir di Tengah Warga

Lebih jauh, Cornelis menekankan bahwa kehadiran negara tidak cukup diwujudkan melalui kebijakan administratif semata, tetapi harus dirasakan langsung oleh masyarakat melalui layanan publik yang berjalan normal.

“Anggaran negara harus betul-betul memberi manfaat bagi daerah yang rusak berat. Ini menyangkut hajat hidup rakyat,” tegasnya.

Ia berharap Kementerian ESDM dapat mempercepat pemulihan infrastruktur kelistrikan serta memastikan distribusi BBM dan elpiji bersubsidi berjalan lancar di wilayah terdampak bencana.

"Percepat perbaikan infrastruktur kelistrikan dan fasilitas pendukung lainnya di wilayah terdampak bencana,” tukas Cornelis dalam nada yang sedikit meninggi.

Penulis: Rangkaya Bada

0 Comments

Type above and press Enter to search.