Mendagri Dukung Kehadiran Perpukadesi sebagai Mitra Strategis Pembangunan Nasional
Perpukadesi menghimpun mantan kepala daerah nasional, dipimpin Bibit Waluyo dan Sutiyoso.
JAKARTA — Mendagri Tito Karnavian mendukung kehadiran Perpukadesi sebagai wadah purnabakti kepala daerah untuk memberi masukan strategis, menjaga pembangunan nasional, dan mendukung Indonesia Emas 2045.
Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian menyatakan dukungannya terhadap kehadiran Perkumpulan Purnabakti Kepala Daerah Seluruh Indonesia (Perpukadesi). Organisasi ini diharapkan menjadi mitra strategis pemerintah dengan memberikan masukan, kritik konstruktif, serta pandangan kebangsaan bagi pemerintah pusat maupun daerah.
Pernyataan tersebut disampaikan Tito Karnavian usai menghadiri Deklarasi dan Pengukuhan Perpukadesi di Gedung Perpustakaan Nasional RI, Senin (4/5).
Mendagri Minta Perpukadesi Jaga Independensi Organisasi
Dalam sambutannya, Mendagri menekankan tiga hal yang harus dijaga Perpukadesi. Pertama, organisasi tidak terlibat dalam politik praktis. Kedua, tidak melakukan intervensi terhadap kewenangan pemerintah pusat maupun daerah. Ketiga, tidak membawa kepentingan pribadi dengan mengatasnamakan organisasi.
Menurut Tito, pengalaman para mantan kepala daerah merupakan modal penting yang dapat dimanfaatkan pemerintah untuk memperkuat arah pembangunan nasional.
Bibit Waluyo Tegaskan Perpukadesi Bukan Organisasi Politik
Periode kepengurusan Perpukadesi 2026–2031 dipimpin oleh Bibit Waluyo. Bibit menegaskan bahwa Perpukadesi merupakan organisasi terbuka, mandiri, dan bersifat kekeluargaan, serta tidak akan terjun dalam politik praktis.
Ia menyebut para purnabakti kepala daerah tetap memiliki semangat pengabdian kepada bangsa dan negara melalui kontribusi pemikiran, pengalaman, serta gagasan pembangunan.
“Para purna kepala daerah tidak memiliki kepentingan pribadi, melainkan ingin tetap memberikan kontribusi nyata bagi bangsa,” ujar Bibit.
Bibit juga mengingatkan pentingnya pembangunan nasional yang tetap berpijak pada nilai-nilai Trigatra dan Pancagatra, serta berpedoman pada Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945.
Perpukadesi Wadah Pengabdian Para Mantan Kepala Daerah
Pembentukan Perpukadesi dilandasi semangat mempererat silaturahmi para mantan kepala daerah di seluruh Indonesia. Meski baru terbentuk, organisasi ini dinilai istimewa karena mampu menghimpun banyak tokoh daerah dari berbagai wilayah.
Selain Bibit Waluyo, Sutiyoso dipercaya sebagai Ketua Dewan Penasehat Perpukadesi.
Sekretaris Jenderal Perpukadesi, Sokhiatulo Laoli, mengatakan perjalanan pembangunan Indonesia sejak era reformasi telah melahirkan banyak pemimpin daerah yang memberi kontribusi nyata bagi bangsa, meski dinamika demokrasi dan otonomi daerah masih menyisakan berbagai tantangan.
Menurut Laoli, Perpukadesi hadir sebagai wadah pengabdian bersama bagi para purnabakti kepala daerah untuk terus menjaga arah pembangunan nasional sesuai cita-cita kemerdekaan.
Perpukadesi Siap Kawal Pembangunan Menuju Indonesia Emas 2045
Sementara itu, Direktur Eksekutif Perpukadesi Himatul Hasanah menegaskan organisasi tersebut siap berperan aktif dalam pembangunan kader kepemimpinan menuju Indonesia Emas 2045, mulai dari tingkat pusat hingga pedesaan. (X-5)
0 Comments