Strategi Ketahanan Pangan: Buku yang Mengantar Penerbit LLD Salah Satu Penerbit Terbaik Tahun 2024

Strategi Ketahanan Pangan
Strategi Ketahanan Pangan: Buku yang Mengantar Penerbit LLD Salah Satu Penerbit Terbaik Tahun 2024. ISt.

Buku Strategi Ketahanan Pangan Utama Indonesia pada Era Liberalisasi Perdagangan karya Dr. Harin Tiawon merupakan sebuah analisis komparatif dan strategis yang cukup tajam membedah tantangan kemandirian pangan nasional di tengah arus perdagangan bebas dunia. 

Pustaka yang diterbitkan oleh Lembaga Literasi Dayak (LLD), sebuah penerbit yang berhasil meraih predikat sebagai salah satu "Penerbit Terbaik Peringkat Keempat" versi Perpustakaan Nasional (Perpusnas) untuk kategori buku akademik dan regional ini, menawarkan peta jalan bagi para pengambil kebijakan dalam menghadapi tingginya ketergantungan impor pangan Indonesia. [1] 

Identitas buku

  1. Judul: Strategi Ketahanan Pangan Utama Indonesia pada Era Liberalisasi Perdagangan
  2. Penulis: Dr. Harin Tiawon
  3. Editor: Masri Sareb Putra
  4. Penerbit: Lembaga Literasi Dayak (LLD)
  5. Tahun Terbit: Cetakan Pertama, Juli 2023
  6. Tebal: viii + 183 halaman
  7. ISBN: 978-623-7069-54-6

Intisari dan Pembahasan Utama

Buku ini memaparkan argumentasi mendalam mengenai pergeseran paradigma ketahanan pangan di Indonesia yang dipicu oleh kebijakan liberalisasi perdagangan dunia.

  1. Fokus Komoditas Utama: Pembahasan berpusat secara spesifik pada empat komoditas strategis nasional, yaitu beras, jagung, kedelai, dan gula.
  2. Anomali Liberalisasi: Penulis mengkritisi optimisme perdagangan bebas yang terbukti justru meningkatkan ketergantungan impor pangan Indonesia selama sepuluh tahun terakhir.
  3. Keterkaitan Harga Global: Buku ini membongkar fakta bahwa stabilitas harga pangan domestik sangat rentan dikendalikan oleh fluktuasi kinerja perdagangan negara importir dan eksportir utama dunia.
  4. Metodologi dan Model: Argumen dibangun melalui kombinasi serta pengembangan model ekonometrika terdahulu guna menghasilkan analisis pasar yang lebih terintegrasi.

Perubahan Paradigma yang Ditawarkan

Melalui bab-babnya, Dr. Harin Tiawon merekomendasikan transisi mendasar dari pola kebijakan lama menuju pendekatan yang lebih relevan:

  1. Tatanan Pengembangan: Mengubah fokus pemantapan ketahanan dari tingkat makro/agregat nasional menjadi tatanan mikro/rumah tangga.
  2. Manajemen Pembangunan: Beralih dari sistem pengelolaan sentralistik menuju pola desentralistik yang berbasis potensi daerah.
  3. Indikator Keberhasilan: Menggeser orientasi masyarakat dari sekadar "sadar kecukupan pangan" menjadi "sadar kecukupan gizi".
  4. Tujuan Keterjangkauan: Mengutamakan peningkatan daya beli riil masyarakat alih-alih sekadar menyediakan subsidi pangan murah.

Kelebihan Buku

  1. Komprehensif: Menyajikan kajian teori, tinjauan riset terdahulu, hingga simulasi kebijakan pangan empiris secara runtut.
  2. Solutif dan Aktual: Menyediakan bab khusus berisi saran kebijakan alternatif bagi pemerintah dalam mengamankan ketersediaan pangan.
  3. Kualitas Terbitan Tinggi: Pengemasan naskah akademis yang rapi dari Lembaga Literasi Dayak (LLD) membuat buku ini mengalir dan mudah dipahami. 

[1] https://lembagaliterasidayak.com

Reviewer: Apen Panlelugen


0 Comments

Type above and press Enter to search.