Siri Ceramah Sarawakiana sebagai Wadah Intelektual Bahas Budaya dan Warisan Sarawak
| Dr. Patricia Ganing akan mengisi Siri Ceramah Sarawakiana mengangkat tema “Cerita Rakyat: Nilai Moral dan Pengajaran Tersembunyi" pada Rabu, 15 April 2026, pukul 14.00. Ist. |
Siri Ceramah Sarawakiana membahas cerita rakyat sebagai sumber nilai moral dan identitas budaya Sarawak, menghadirkan Dr. Patricia Ganing di Miri.
Siri Ceramah Sarawakiana diselenggarakan sebagai wadah intelektual untuk berbagi pengetahuan serta membahas berbagai isu budaya, warisan, dan pembangunan masyarakat Sarawak secara komprehensif.
Penceramah yang diundang, Dr. Patricia Ganing, dosen dari Universiti Pendidikan Sultan Idris (UPSI), memaparkan peran cerita rakyat sebagai media penyampaian nilai moral dan pesan tersirat.
Baca 6,8 juta Populasi Dayak Sedunia yang Perlu Terus di-Update Dinamika Angkanya
Patricia yang sudah sangat familiar di kalangan Dayak Kalimantan Barat uga mengulas pentingnya cerita rakyat dalam membangun identitas masyarakat serta menjaga keberlanjutan warisan budaya di tengah arus globalisasi.
Peran Akademisi dalam Melestarikan Warisan Budaya Sarawak
Pada edisi kali ini, Siri Ceramah Sarawakiana mengangkat tema “Cerita Rakyat: Nilai Moral dan Pengajaran Tersembunyi.”
Kegiatan ini membahas kekayaan narasi tradisional Sarawak yang tidak hanya berfungsi sebagai hiburan, tetapi juga mengandung nilai moral dan pelajaran hidup yang membentuk jati diri masyarakat.
Penceramah yang diundang, Dr. Patricia Ganing, dosen dari Universiti Pendidikan Sultan Idris (UPSI), memaparkan peran cerita rakyat sebagai media penyampaian nilai moral dan pesan tersirat.
Baca 6,8 juta Populasi Dayak Sedunia yang Perlu Terus di-Update Dinamika Angkanya
Patricia yang sudah sangat familiar di kalangan Dayak Kalimantan Barat uga mengulas pentingnya cerita rakyat dalam membangun identitas masyarakat serta menjaga keberlanjutan warisan budaya di tengah arus globalisasi.
Diskusi Interaktif untuk Memperkuat Identitas Kolektif Masyarakat
Diskusi Interaktif untuk Memperkuat Identitas Kolektif Masyarakat
Kegiatan ini terbuka untuk umum dan memberikan kesempatan bagi peserta untuk berdiskusi secara interaktif.
Acara akan diselenggarakan pada:Masyarakat diundang untuk hadir guna memperdalam pemahaman terhadap khazanah intelektual dan identitas kolektif masyarakat Sarawak melalui sastra lisan.
Rabu, 15 April 2026, pukul 14.00
Bertempat di Auditorium, Pustaka Negeri Sarawak, Miri.
Pendaftaran dilakukan dengan memindai kode QR yang tersedia pada poster.
Baca Ikon burung enggang sebagai simbol Kongres Internasional Literasi Dayak dan 1st International Dayak Book Fair 2026 di Sekadau
Untuk informasi lebih lanjut, masyarakat dapat menghubungi nomor 085-422525. Atau mengontak panitia: Ahmad Samsudin, Davidsal Jimmy Berayen, dan Mohamad Nizam.
Pewarta: Rangkaya Bada
0 Comments