Kalimantan akan Menjadi Tutupan Sawit Terluas di Indonesia

Kalimantan akan Menjadi Tutupan Sawit Terluas di Indonesia
Penampakan tutupan sawit di kabupaten Melawi, Kalimantan Barat. Dokpri.

Oleh Masri Sareb Putra

Kalimantan berpotensi menjadi wilayah dengan tutupan sawit terluas di Indonesia, menghadirkan kekuatan ekonomi besar yang mampu menggeser dan membentuk ulang peta ekonomi nasional.

Kelapa sawit bukan hanya tanaman. Sawit adalah denyut ekonomi yang mengalir dari tanah ke pabrik, dari sawit ke dapur, dari desa ke kota. 

Baca Industri Sawit Indonesia 2026 Selayang Pandang

Setiap tetes minyaknya menggerakkan devisa negara puluhan miliar dolar AS, membuka lapangan kerja bagi jutaan orang, bahkan menjadi bahan bakar bagi perjalanan bangsa ini.

Pada 2025, ekspor produk sawit Indonesia mencapai 36,37 juta ton dengan nilai sekitar 28,50 miliar dolar AS menurut data Kementerian Pertanian. 

Industri ini menyerap sekitar 16,5 juta tenaga kerja, 9,7 juta di antaranya langsung dan sisanya tidak langsung, sepanjang 2024 hingga 2025. 

Sawit di mana-mana

Hampir setiap hari, sawit hadir tanpa disadari. Sawit ada minyak goreng, margarin, sabun, kosmetik, hingga cokelat. Kehadirannya begitu akrab, namun jarang kita renungi betapa strategisnya komoditas ini bagi Indonesia.

Baca juga Pidato Prabowo Terkait Ekstensifikasi Sawit bagi Perusahaan dan Harapan bagi Petani Sawit Mandiri

Indonesia masih menyandang mahkota produsen sawit terbesar dunia. Luas lahan sawit nasional mencapai sekitar 16,83 juta hektare menurut Kementan/Ditjenbun untuk periode 2024–2025, sementara BPS mencatat 16,005 juta hektare dengan pendekatan administrasi yang berbeda. 

Moratorium lahan baru sejak 2018 telah menahan ekspansi ekstrem, tapi produktivitas terus naik berkat teknologi, Program Peremajaan Sawit Rakyat (PSR), dan intensifikasi. 

Produksi Crude Palm Oil (CPO) nasional tahun 2024 mencapai 46,55 juta ton, dan tren 2025 menunjukkan peningkatan signifikan berkat cuaca mendukung serta hasil peremajaan tanaman.

Pusat kekuatan sawit sedang bergeser ke Kalimantan

Namun, hal paling menarik terjadi di balik angka-angka itu: pusat kekuatan sawit sedang bergeser. 

Dulu Sumatera mendominasi sepenuhnya. Kini Kalimantan berebut tahta dengan laju yang mengesankan. 

Total tutupan sawit di Kalimantan sudah mencapai lebih dari 6,5 juta hektare menurut data BPS 2024, menempatkannya sebagai wilayah kedua terluas setelah Sumatera. 

Dengan lima provinsi di Kalimantan yang terus tumbuh, yaitu Kalimantan Tengah, Kalimantan Barat, Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, dan Kalimantan Utara, pulau ini diprediksi akan menjadi tutupan sawit terluas di Indonesia dalam waktu dekat. 

Lahan yang masih tersedia, infrastruktur baru, dan dukungan pemerintah daerah membuat Kalimantan siap memimpin.

Mengapa Kalimantan?

Lahan di Sumatera semakin sempit. Konflik sosial, kawasan hutan lindung, dan regulasi ketat membatasi perluasan. Sebaliknya, Kalimantan menawarkan hamparan lahan mineral dan gambut yang luas, biaya produksi lebih kompetitif, serta komitmen daerah yang kuat. 

Baca pula Manfaat dan Mudarat Sawit bagi Warga Kalimantan

Hasilnya? 

Kalimantan Tengah dan Kalimantan Barat kini menduduki posisi dua dan tiga nasional, sementara Kalimantan Timur naik pesat ke peringkat keempat.

Dalam serial berikutnya, kita akan melihat rincian tutupan sawit di Kalimantan.

(bersambung)

Tentang penulis:
Penulis adalah petani sawit mandiri di Kalimantan, menulis dan mengedit serial buku Sawit, antara lain yang diterbitkan Penerbit Buku Kompas dan Lembaga Literasi Dayak (LLD).

0 Comments

Type above and press Enter to search.