Hilarius Gimawan Meneruskan Estafet, Menguatkan Gerakan Keling Kumang
Hilarius Gimawan, S.E., M.M., suksesor yang meneruskan praktik-baik sebelumnya di Gerakan Keling KKumang. Ist.
Tidak semua pemimpin lahir untuk memulai dari nol. Ada yang dipanggil sejarah untuk melanjutkan warisan besar, merawat kepercayaan, lalu membawanya melangkah lebih jauh.
Demikianlah perjalanan Hilarius Gimawan, S.E., M.M., yang akrab disapa Dedek. Di pundaknya kini bertumpu harapan puluhan ribu anggota Credit Union (CU) Keling Kumang, salah satu gerakan koperasi kredit terbesar di Kalimantan Barat.
Perjalanan hidupnya memperlihatkan kedekatan yang kuat
dengan nilai-nilai yang menjadi jiwa masyarakat Dayak: kerja keras,
kebersamaan, integritas, dan semangat melayani.
Baca Can
Karakter tersebut tumbuh seiring pengalamannya
berkarya di lingkungan Gerakan Keling Kumang, sebuah gerakan pemberdayaan yang
menempatkan manusia sebagai pusat pembangunan. Dari sanalah terbentuk
kepemimpinan yang tidak hanya mengelola organisasi, tetapi juga membangun
kepercayaan.
Hilarius Gimawan menyelesaikan pendidikan tinggi
hingga memperoleh gelar Sarjana Ekonomi (S.E.), kemudian melanjutkan studi ke
jenjang Magister Manajemen (M.M.). Bekal akademik tersebut memperkuat
kompetensinya dalam bidang manajemen organisasi, tata kelola kelembagaan,
strategi bisnis, dan pengembangan sumber daya manusia.
Perpaduan antara pendidikan formal dan pengalaman
lapangan membentuk dirinya menjadi pemimpin yang memahami pentingnya
profesionalisme tanpa meninggalkan nilai-nilai sosial yang menjadi ruh gerakan
koperasi dan credit union.
Meniti Karier dan Memimpin
Sebelum dipercaya memimpin Credit Union Keling Kumang,
Hilarius Gimawan lebih dahulu mengemban amanah sebagai pimpinan Koperasi
Konsumen Keling Kumang Union, unit usaha yang bergerak di bidang ritel dan
distribusi. Pengalaman tersebut memberinya pemahaman mendalam mengenai
pengelolaan bisnis, efisiensi organisasi, pelayanan kepada anggota, dan
penguatan ekosistem usaha yang menopang Gerakan Keling Kumang.
Baca Burusius Yuvensius: Di CU Semarong Hati Guru Bahasa Inggris Itu Tertambat
Kepercayaan yang terus bertumbuh mengantarkannya
memasuki babak baru kepemimpinan. Tongkat estafet di Credit Union Keling Kumang
resmi berpindah kepadanya ketika ia dilantik sebagai Chief Executive Officer
(CEO) CU Keling Kumang untuk masa bakti 2026–2031, menggantikan Valentinus
Narung yang telah menuntaskan pengabdiannya selama dua periode kepemimpinan
(2016–2026).
Pelantikan dan serah terima jabatan berlangsung secara
khidmat di Kantor Pusat CU Keling Kumang, Dusun Tapang Sambas, Desa Tapang
Semadak, Kecamatan Sekadau Hilir, Kabupaten Sekadau, pada 25 Maret 2026.
Prosesi tersebut dilaksanakan melalui ritual adat Gawa' Sandau Ari, sebuah
tradisi Dayak yang sarat makna sebagai simbol restu adat, penghormatan terhadap
leluhur, dan peneguhan tanggung jawab moral seorang pemimpin.
Momentum bersejarah itu dihadiri oleh Bupati Sekadau
Aron, Wakil Gubernur Kalimantan Barat Krisantus Kurniawan, para pengurus,
pengawas, manajemen, serta berbagai mitra strategis Gerakan Keling Kumang.
Kehadiran para pemangku kepentingan menunjukkan bahwa CU Keling Kumang bukan
sebatas lembaga keuangan, melainkan institusi sosial-ekonomi yang memiliki
peran penting dalam pembangunan masyarakat Kalimantan Barat.
Dalam sambutan perpisahannya, Valentinus Narung menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung perjalanan kepemimpinannya selama satu dekade. Ia secara khusus mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Sekadau, mitra kerja, dan seluruh keluarga besar Keling Kumang yang bersama-sama membangun gerakan hingga mencapai berbagai pencapaian. Estafet kepemimpinan yang diserahkannya kepada Hilarius Gimawan menjadi simbol keberlanjutan, bukan sekadar pergantian jabatan.
Legasi: Menjaga Api, Menyongsong Masa Depan
Hilarius Gimawan menerima amanah pada masa yang penuh
tantangan sekaligus peluang. Transformasi digital, perubahan perilaku anggota,
tuntutan tata kelola yang semakin profesional, dan dinamika ekonomi global
menuntut Credit Union Keling Kumang terus beradaptasi tanpa kehilangan jati
dirinya.
Baca You Can Sell a Book by Its Cover: Sejumput Pengalaman dan Peristiwa Hari ini
Bagi Hilarius, kekuatan sebuah credit union tidak
semata-mata diukur dari besarnya aset, melainkan dari kemampuan meningkatkan
kualitas hidup anggota dan masyarakat. Karena itu, kepemimpinannya diarahkan
untuk memperkuat tata kelola organisasi, mempercepat inovasi layanan,
meningkatkan kualitas sumber daya manusia, serta memperluas dampak pemberdayaan
ekonomi yang selama ini menjadi ciri khas Gerakan Keling Kumang.
Perjalanan Hilarius Gimawan memberikan pelajaran bahwa
kepemimpinan bukanlah hak istimewa, melainkan amanah yang lahir dari rekam
jejak, integritas, dan kesediaan melayani. Ia menunjukkan bahwa estafet
organisasi akan tetap kokoh apabila dijalankan oleh orang-orang yang memahami
sejarah, menghormati nilai-nilai yang diwariskan, dan memiliki keberanian
membawa organisasi menjawab tantangan zaman.
Baca Lewi G. Paru Penjaga Paru-paru Krayan
Di tangan Hilarius Gimawan, harapan baru tumbuh. Api
yang telah dinyalakan para pendahulu terus dijaga agar tetap menyala, menerangi
jalan bagi gerakan ekonomi rakyat yang berpihak kepada anggota, masyarakat, dan
masa depan Kalimantan Barat.
0 Comments